Lewati ke konten utama
Logo LP Maarif NU Lamongan

LP Ma’arif PCNU Lamongan Sosialisasikan Arah Kebijakan Lima Tahun ke MWC Glagah

LP Ma’arif PCNU Lamongan Sosialisasikan Arah Kebijakan Lima Tahun ke MWC Glagah
13 Jan 2026 admin@maarifnulamongan.com Berita

Kegiatan turba Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Lamongan digelar di  LP Ma’arif MWC Glagah, Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi sekaligus penguatan arah kebijakan pendidikan Ma’arif NU di tingkat kecamatan.


Ketua PC LP Ma’arif NU Cabang Lamongan, Drs. H. Ali Nurdin, hadir langsung didampingi jajaran pengurus harian. Kehadiran pimpinan cabang tersebut disambut hangat oleh pengurus MWC LP Ma’arif NU Glagah beserta seluruh unsur pengelola pendidikan di bawah naungannya.


Dalam sambutannya, Ali Nurdin menegaskan bahwa turba bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum strategis untuk menyamakan visi dan memperkuat sinergi antarstruktur. Menurut dia, kemajuan lembaga pendidikan Ma’arif NU sangat ditentukan oleh soliditas dan kesamaan langkah dari tingkat cabang hingga ranting.


Ali Nurdin juga memaparkan program kerja PC LP Ma’arif NU Lamongan untuk lima tahun ke depan. Program tersebut, kata dia, difokuskan pada peningkatan mutu kelembagaan, penguatan sumber daya pendidik, serta penyesuaian tata kelola pendidikan dengan dinamika kebijakan nasional.


“Ke depan, LP Ma’arif NU harus tampil sebagai lembaga pendidikan yang adaptif, profesional, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” ujar Ali Nurdin di hadapan peserta kegiatan.

Usai pemaparan program kerja, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kebijakan teknis oleh Sekretaris PC LP Ma’arif NU Lamongan, Aziz Khori, M.Pd. Ia menjelaskan sejumlah kebijakan operasional yang akan menjadi pedoman bagi madrasah dan satuan pendidikan Ma’arif NU di Lamongan.


Aziz Khori menekankan pentingnya tertib administrasi, penguatan kurikulum, serta optimalisasi peran operator madrasah dalam mendukung akurasi data pendidikan. Ia juga mendorong seluruh satuan pendidikan agar lebih responsif terhadap perubahan regulasi pendidikan.


Peserta kegiatan terdiri atas Ketua BPPPMNU tingkat ranting, kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, pembina Sako Ma’arif, serta operator madrasah. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi dialog.


Berbagai masukan dan tanggapan disampaikan oleh peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan Ma’arif NU. Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan tingginya komitmen bersama untuk memajukan lembaga pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama.


Secara umum, kegiatan turba ini mendapat respons positif dari seluruh peserta. Mereka menilai kegiatan tersebut penting sebagai sarana komunikasi langsung antara pengurus cabang dan pengelola pendidikan di tingkat bawah, sekaligus menjadi penguat langkah bersama dalam membangun pendidikan Ma’arif NU yang berdaya saing dan berkelanjutan.


Bagikan: