Malang, 7 Februari 2026 — Upaya peningkatan pelayanan berbasis digital menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan benchmarking LP Ma’arif PCNU Lamongan ke LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang, Sabtu (7/2/2026), di Pakis Aji, Kabupaten Malang.
Ketua LP Ma’arif PCNU Lamongan, Drs. H. Ali Nurdin, M.Pd, mengatakan digitalisasi layanan merupakan sebuah keharusan di tengah tuntutan efisiensi dan efektivitas pelayanan lembaga pendidikan. Karena itu, pihaknya ingin mengadopsi inovasi pelayanan digital yang telah dikembangkan oleh LP Ma’arif Kabupaten Malang.
“Digitalisasi pelayanan melalui Sistem Informasi Manajemen Ma’arif sudah menjadi kebutuhan. Kami ingin belajar langsung bagaimana sistem itu dijalankan,” ujar Ali Nurdin.
LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang diketahui telah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) melalui platform Jamanu. Sistem tersebut digunakan untuk memantau jumlah lembaga pendidikan, siswa, pelaksanaan UAMNU, status akreditasi, hingga menilai kualitas pelayanan pengurus Ma’arif.
Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Malang, Prof. Dr. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd, menjelaskan bahwa Jamanu dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data serta memperkuat akuntabilitas lembaga.
“Melalui sistem ini, kami bisa memantau perkembangan lembaga dan sekaligus menerima umpan balik dari sekolah terhadap pelayanan Ma’arif,” kata Abdul Malik.
Bagi LP Ma’arif Lamongan, orientasi pelayanan berbasis data dinilai penting agar pendampingan terhadap lembaga pendidikan dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.